SUMEDANGEKSPRES – Salah satu persoalan yang masih sering muncul di sekolah adalah masalah keuangan. Supaya tidak ada fitnah tentang itu maka kepala sekolah harus bersikap transparan. Sampaikan secara terbuka kepada para guru dan pegawai. Dengan sabar menjawab hingga tuntas pertanyaan mengenai ini.
Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana menyampaikan hal itu saat Sharing Komunikasi dan Motivasi dengan semua Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) se-Kabupaten Sleman di SMPN 2 Ngaglik Kabupaten Sleman pada Rabu siang (28/1/2026). Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman Mustadi memimpin acara itu.
Dr Aqua Dwipayana tampil mendadak. Mustadi Rabu pagi mengontaknya. Menginfokan hari itu semua Kepala SMPN Kabupaten Sleman ada pertemuan. Mengundang pembicara laris itu hadir, sekaligus menawarkan untuk sharing.
Baca Juga:Bio Farma Perkuat Peran BUMN, Salurkan Vaksinasi Tetanus dan Bantuan Logistik bagi Korban LongsorHarlah ke-100 NU di Sumedang, Bupati Tegaskan Peran NU dan Peluang Kerja Sama Internasional
Kesempatan emas itu tidak disia-siakan Dr Aqua Dwipayana. Langsung menyatakan kesiapannya untuk memenuhi undangan Mustadi serta Sharing Komunikasi dan Motivasi kepada semua Kepala SMPN se-Kabupaten Sleman.
Hari itu mantan wartawan di banyak media besar tersebut ada satu sharing di Polresta Yogyakarta. Waktunya siang. Merupakan sesi terakhir atau sesi ke-12 selama empat hari kegiatan di sana.
Dr Aqua Dwipayana yang paham kondisi di sekolah menyoroti mengenai transparansi keuangan di sekolah. Sampai sekarang masih sering terjadi keributan karena hal tersebut
Terkait itu, motivator yang telah memotivasi lebih dari 2 juta orang baik di Indonesia maupun puluhan negara tersebut mengingat para sekolah untuk transparan tentang keuangan.
“Jangan ada dusta di antara kita. Mengenai uang ini sensitif. Jika ada yang tidak puas, lapornya bisa kemana-mana termasuk ke bupati. Untuk itu agar mengantisipasinya,” pesan pria yang suka membantu sesama ini.
Dewan Pakar Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) Pusat ini mengingatkan para kepala sekolah agar jangan mengambil yang bukan haknya. Selain tidak berkah, bisa mencelakakan dirinya dan keluarganya.
Terbaik menurut Dr Aqua Dwipayana adalah meningkatkan kesejahteraan para guru dan pegawai. Wujudnya tidak selalu uang, bisa dalam bentuk lain.
Baca Juga:Investor Kuwait Tertarik Investasi Peternakan Ayam dan Perkebunan Kopi di SumedangPesona Seni Tradisi Sumedang Sambut Kunjungan Investor dan Delegasi Kedutaan Besar Kuwait
“Kepala sekolah tentu rezekinya lebih banyak dibandingkan para guru dan pegawai. Sehingga kesempatan berbaginya lebih besar. InsyaAllah berkah,” tutur pria yang sangat menghormati para guru ini.
