Kepala Sekolah Harus Transparan tentang Keuangan, untuk Hindari Fitnah

Kepala Sekolah Harus Transparan tentang Keuangan, untuk Hindari Fitnah
Kepala Sekolah Harus Transparan tentang Keuangan, untuk Hindari Fitnah
0 Komentar

Dengan bersikap rendah hati, ujar Dr Aqua Dwipayana, berkomunikasi dengan siapa saja dan di mana saja bakal sukses. Keberadaannya diterima lingkungan.

“Mereka yang rendah hati hidupnya nyaman. Di mana saja berada selalu diterima lingkungan. Bahkan kehadirannya sering dinantikan banyak orang,” ungkap pria yang berasal dari Kota Padang, Sumatera Barat ini.

REACH akan sangat efektif pelaksanaannya jika dilengkapi dengan huruf ‘A’ dan ‘C’. Menjadi lengkap dan komprehensif komunikasinya.

Baca Juga:Bio Farma Perkuat Peran BUMN, Salurkan Vaksinasi Tetanus dan Bantuan Logistik bagi Korban LongsorHarlah ke-100 NU di Sumedang, Bupati Tegaskan Peran NU dan Peluang Kerja Sama Internasional

‘A’ yaitu Action yang merupakan tindakan nyata. Jadi ada implementasinya. Tidak sekedar berteori dan berwacana. Apalagi penjabarannya sangat mudah dan sederhana.

“Butuh kerendahan hati dan kesungguhan untuk melaksanakannya secara terus menerus. Sehingga menjadi kebiasaan sehari-hari,” tambah Dr Aqua Dwipayana.

Sedang ‘C’ adalah Consistency atau tindakan nyata dan cepat serta konsisten dalam pelaksanaannya. Dengan begitu REACH langsung dieksekusi serta terus menerus dilaksanakan.

“Konsistensi membuat hal tersebut langsung diaplikasikan dan berkesinambungan. Bisa dirasakan langsung hasilnya yang dahsyat dan luar biasa,” papar pria ramah ini.

Soroti Guru yang Asyik Bicara

Di awal presentasi Dr Aqua Dwipayana menyoroti beberapa guru yang tidak menyimak saat Mustadi memberikan arahan. Mereka asyik bicara dengan teman yang duduk di sebelahnya.

Sementara Dr Aqua Dwipayana yang duduknya di depan, dengan serius menyimak semua yang disampaikan Mustadi. Mengingat dan memperhatikan hal-hal penting arahannya.

Semua yang disampaikan Mustadi “daging” dan “gizi” sehingga dosen luar biasa di Sekolah Staf dan Komando TNI, AD, AL, dan AU serius menyimaknya. Sayang sekali kalau tidak melakukan itu.

Baca Juga:Investor Kuwait Tertarik Investasi Peternakan Ayam dan Perkebunan Kopi di SumedangPesona Seni Tradisi Sumedang Sambut Kunjungan Investor dan Delegasi Kedutaan Besar Kuwait

Para kepala sekolah yang jadi role model, ungkap Dr Aqua Dwipayana, seharusnya menghargai Mustadi sebagai atasannya langsung. Wujud penghargaan itu dengan menyimak semua yang disampaikannya. Tidak asyik sendiri ngobrol dengan teman di sebelahnya.

“Saya prihatin saat tadi melihat ada kepala sekolah yang tidak menyimak Pak Mustadi. Padahal beliau menyampaikan semua hal penting buat sekolah. Juga atasan semua kepala sekolah,” ucap Dr Aqua Dwipayana.

Kepada semua yang hadir disarankannya agar menghargai narasumber yang sedang bicara, siapa pun itu orangnya. Caranya fokus menyimak yang disampaikannya.

0 Komentar