Pengangguran OTD Waduk Jatigede Masih Jadi Permasalahan di Sumedang

Pemerintah Harus Upayakan Lapangan Pekerjaan untuk OTD Waduk Jatigede
Sahman Abdul Ghapur saat menyampaikan keprihatinanya terhadap nasib warga masyarakat yang jadi pengangguran dampak dari pembangunan Bendungan   Jatigede kepada Sumeks baru - baru ini.
0 Komentar

SUMEDANG EKPRES –Meski pembangunan Bendungan Jatigede sudah lama dan sekarang menjadi salah satu ikon wisata unggulan di Sumedang akan tetapi warga yang menjadi Orang Terkena Dampak (OTD) dari pembangunan Waduk Jatigede tersebut saat ini hidup dalam kondisi sulit dan memprihatinkan.

Dimana masih banyak kepala keluarga yg jadi pengangguran dan susah mendapatkan pekerjaan lain, setelah kehilangan mata pencahariannya sebagai petani akibat lahan tanah yang dulu digunakan untuk bertani dan beternak kini sudah lenyap ditelan bendungan raksasa itu.

Hal ini disampaikan salah seorang pengusaha objek wisata, Sahman Abdul Ghafur., Ia mengaku prihatin dengan kondisi sebagian para OTD dimaksud.

Baca Juga:Akhir Pekan Lebih Mudah Urus Tanah Sendiri Lewat Program PELATARANArsip Pertanahan sebagai Nyawa Layanan, Kementerian ATR/BPN Percepat Restorasi di Aceh Melalui Kolaborasi

Aksi wujud nyata yang telah dia upayakan untuk menekan angka pengangguran disana dengan membuka lapangan pekerjaan melalui bisnis bidang wisata.

Yaitu Objek Wisata Aden Tembong Agung yang berlokasi di Jalan Aden Surya Kencana, Kampung Ciduging, RT 02/RW 03, Desa Tarunajaya, Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang .

” Tujuan dibukanya usaha wisata ini untuk membantu masyarakat sekitar khususnya OTD Waduk Jatigede dalam mendapatkan pekerjaan,” ungkap Sahman.

Diakuinya, dengan kondisi keterbatasan yang ada, Sahman belum mampu menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih luas lagi bagi para OTD Waduk Jatigede.

Sahman berharap peran semua pihak termasuk pemerintah dalam berupaya berbuat solusi. “Kami sangat prihatin dengan OTD Waduk Jatigede yang banyak kehilangan mata pencaharian,” ucapnya.

Sahman yakin akan ada solusi terbaik kedepannya bagi para OTD Jatigede apabila Gubernur dan Bupati respon dan tanggap akan keluhan para OTD Bendungan Jatigede.

“Semoga bapak Kang Dedi Mulyadi ( Gubernur Jawa Barat) dan pak Dony (Bupati Sumedang) bisa memberikan solusi buat masyarakat yang terkena dampak genangan Waduk Jatigede. juga bisa membukakan lapangan pekerjaan supaya mereka punya penghasilan tetap seperti dulu sebelum lahannya di genang air bendungan Jati Gede,” Tutup Sahman.

Baca Juga:Pemdes Mekarjaya Perkuat Sinergitas dengan WargaPemdes Jatimulya Prioritaskan Infrastruktur

Menurutnya, kebahagiaan di Waduk Jatigede akan dapat dirasakan jika kita mempunyai sifat dan akhlak seperti KDM. “Bisa tangan di atas dan bijak dalam bertindak,” ucapnya.

0 Komentar