Momen Haru Ibu Sambut Anak yang Ditahan Israel Selama 3 Tahun

Momen Haru Ibu Sambut Anak yang Ditahan Israel Selama 3 Tahun
Momen haru terjadi saat seorang ibu menyambut kepulangan anaknya yang telah ditahan selama tiga tahun oleh Israel. Pertemuan emosional ini berlangsung di Rumah Sakit Martir Al Aqsa pada Rabu (15/4/2026). (Ilustrasi).
0 Komentar

PALESTINA – Momen haru terjadi saat seorang ibu menyambut kepulangan anaknya yang telah ditahan selama tiga tahun oleh Israel. Pertemuan emosional ini berlangsung di Rumah Sakit Martir Al Aqsa pada Rabu (15/4/2026).

Sebanyak dua belas tahanan Palestina, termasuk seorang perempuan yang dibebaskan oleh pihak Israel, tiba di rumah sakit tersebut setelah proses pemindahan.

Tangis haru pecah ketika seorang ibu memeluk putranya yang telah lama dinantikan kepulangannya.

Baca Juga:Kick Off Implementation Support Mission ILASPP, Sekjen ATR/BPN Minta Semua Pihak Aktif Reforma Agraria Desa Soso, Menguatkan Peran Petani Perempuan Menuju Kesejahteraan

Setelah tiga tahun berpisah, pertemuan tersebut menjadi momen penuh emosi dan kebahagiaan.

Ibu dari Mohammed Al Qassas mengungkapkan rasa syukur dan kegembiraannya atas kebebasan sang anak yang sebelumnya menjadi tahanan selama tiga tahun.

Proses pemindahan para tahanan difasilitasi oleh Komite Internasional Palang Merah (ICRC), yang mengatur perjalanan dari perbatasan Kerem Shalom menuju Rumah Sakit Martir Al Aqsa di Deir Al-Balah.

ICRC juga menegaskan bahwa seluruh tahanan harus diperlakukan secara manusiawi sesuai dengan hukum humaniter internasional, termasuk akses terhadap kondisi kesehatan yang layak serta komunikasi dengan keluarga.

Diketahui, konflik di Gaza yang meletus pada 7 Oktober 2023 menyebabkan lebih dari 200 warga Palestina disandera.

Pada Oktober 2025, sempat terjadi gencatan senjata antara Palestina dan Israel. Salah satu poin kesepakatan dalam gencatan tersebut adalah pembebasan sejumlah tahanan.

0 Komentar