Pemdes Rancamulya Prioritaskan Rutilahu dan BLT DD

Pemdes Rancamulya Prioritaskan Rutilahu dan BLT DD
Kegiatan penyaluran  BLT DD di aula kantor Desa Rancamulya kepada sembilan KPM yang dilaksanakan oleh perangkat Desa didampingi Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Rancamulya baru- baru ini.
0 Komentar

SUMEDANG ESKPRES – Pemerintah Desa Rancamulya Kecamatan Sumedang Utara tetap memprioritaskan program Rumah Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) dan Rumah Tidak Layak Huni ( Rutitahu ) dalam alokasi anggaran Dana Desa tahun 2026.

Kebijakan ini dilakukan sesuai dengan relugasi aturan dari pemerintah pusat guna membantu masyarakatnya yang kurang mampu.

Kepala Desa (Kades) Rancamulya Oteng Sulaeman melalui Bendaharanya Venti Sulastri, menyampaikan penganggaran kedua program tersebut sesuai dengan ketentuan dari Kementerian Keuangan dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).

Baca Juga:Momen Haru Ibu Sambut Anak yang Ditahan Israel Selama 3 TahunKick Off Implementation Support Mission ILASPP, Sekjen ATR/BPN Minta Semua Pihak Aktif 

“Alhamdulillah kami menyesuaikan dengan arahan dan peraturan dari pemerintah pusat dan Kabupaten, bahwa dalam Dana Desa harus ada alokasi untuk BLT DD dan Rutilahu,” ujarnya.

Untuk program BLT DD, Pemdes Rancamulya mengalokasikan bantuan kepada sembilan penerima manfaat. Jumlah tersebut disesuaikan dengan kondisi wilayah desa yang terdiri dari sembilan RW, sehingga di masing-masing RW mendapatkan satu penerima bantuan.

Sementara itu, untuk program Rutilahu, pada tahun ini Pemdes Rancamulya menganggarkan bantuan bagi satu penerima manfaat dengan nilai sebesar Rp10 juta. Penetapan penerima dilakukan melalui musyawarah desa khusus (musdesus) bersama pengurus RW.

“Penerima Rutilahu sudah disepakati melalui musdesus, sehingga bantuan tepat sasaran,” jelasnya.

Venti berharap, semua bantuan tersebut dapat membantu perekonomian masyarakat miskin ekstrem.

” Dan semoga di tahun yang akan datang Dana Desa bisa pulih kembali, supaya bisa membantu lebih banyak Keluarga Penerima Manfaat karena untuk bantuan Ritilahu saja masih ada sekitar 45 lebih warga yang memiliki rumah tidak layak huni,” ungkapnya.

Terkait penyaluran BLT DD, Pemdes Rancamulya memastikan bahwa penerima merupakan warga kategori desil 1 atau kelompok dengan tingkat ekonomi terendah. Pemerintah desa juga mengimbau agar bantuan tersebut digunakan untuk kebutuhan pokok sehari-hari.

Baca Juga:Reforma Agraria Desa Soso, Menguatkan Peran Petani Perempuan Menuju KesejahteraanBingung Soal Proses dan Biaya Balik Nama Sertipikat Orang Tua ke Anak? Simak Penjelasan Berikut

“Kami tekankan agar bantuan dimanfaatkan untuk kebutuhan pokok,” tutup venti. (ahm)

0 Komentar