Samsat Bantah Isu Stiker Merah

Kapus Samsat Sumedang Tepis Isu Pemasangan Stiker Merah
Kapus Samsat Sumedang Tepis Isu Pemasangan Stiker Merah.
0 Komentar

SUMEDANGESKPRES- KOTA – Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah (P3DW) atau Samsat Kabupaten Sumedang membantah informasi yang beredar di media sosial mengenai pemasangan stiker merah pada kendaraan yang menunggak Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) disertai larangan mengisi BBM bersubsidi Pertalite.

Kepala P3DW Samsat Kabupaten Sumedang, Yus Muhamad Nizar, memastikan kebijakan tersebut tidak berlaku di Kabupaten Sumedang maupun di seluruh wilayah Provinsi Jawa Barat.

“Saya sudah melakukan konfirmasi ke pusat. Untuk pemasangan stiker merah pada kendaraan yang belum membayar Pajak Kendaraan Bermotor tidak ada. Ketentuan tersebut, khususnya di wilayah Samsat Kabupaten Sumedang maupun Provinsi Jawa Barat, tidak ada,” katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Baca Juga:Camat Cimalaka Sesalkan Bentrokan Saat Pengosongan KawasanSedang Mengurus Urusan Pertanahan? Cari Tahu Biayanya di Sini

Menurut Yus, informasi mengenai pemasangan stiker merah merupakan kebijakan yang berkembang di luar wilayah Jawa Barat sehingga masyarakat diminta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

Meski demikian, ia tetap mengimbau masyarakat agar membayar pajak kendaraan tepat waktu. Menurutnya, penerimaan dari pajak kendaraan bermotor menjadi salah satu sumber pendapatan daerah yang digunakan untuk membiayai pembangunan.

“Karena dana dari hasil pajak kendaraan bermotor digunakan untuk pembangunan daerah,” ujarnya.

Yus menambahkan, pemerintah terus memperluas kemudahan layanan pembayaran pajak kendaraan. Selain dapat dilakukan di kantor Samsat, masyarakat juga bisa memanfaatkan layanan Samsat Keliling (Samling), aplikasi SIGNAL, layanan e-Samsat, ATM bank yang bekerja sama, maupun gerai pembayaran resmi lainnya.

Ia berharap berbagai kemudahan tersebut dapat meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban membayar pajak kendaraan tanpa harus terpengaruh oleh informasi yang tidak benar.(ahm)

0 Komentar