Senada dengan hal tersebut, Dr. Ani Nur Aeni, M.Pd., Ketua Program Studi PGSD UPI Kampus Sumedang, menyampaikan bahwa kegiatan berjalan dengan lancar berkat kolaborasi seluruh pihak.
Ia berharap pendampingan ini menjadi awal terbentuknya jejaring kerja sama yang berkelanjutan antara perguruan tinggi, sekolah, dan pemerintah daerah dalam pengembangan pendidikan dasar berbasis digital. Antusiasme peserta tampak sepanjang kegiatan. Berbagai sesi diskusi, praktik penggunaan media digital, hingga refleksi pembelajaran berlangsung aktif dan interaktif.
Para guru tidak hanya memperoleh wawasan baru, tetapi juga menyusun rencana implementasi yang akan diterapkan di sekolah masing-masing.
Baca Juga:Persiapan Haji 2027 Dimulai, Kementerian Haji Pastikan Data 154 Jamaah Sumedang ValidWamen ATR/Waka BPN RTR dan RDTR Jadi Kompas Pembangunan di Bali
Kepala SD Negeri Cikadu, Juju, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Pendampingan ini sangat bermanfaat bagi guru. Materi yang diberikan sesuai dengan kebutuhan kami di sekolah sehingga semakin memotivasi guru untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih menarik dan inovatif.” katanya.
Hal serupa disampaikan oleh Guru SD Negeri 1 Wonoharjo. Siti Nadia Herdianti, M.Pd.
“Kami memperoleh banyak pengetahuan sekaligus pengalaman praktik yang dapat langsung diterapkan di kelas. Kegiatan seperti ini sangat kami harapkan dapat terus berlanjut.”ucapnya.
Keberhasilan pelaksanaan kegiatan juga didukung oleh keterlibatan mahasiswa Program Studi PGSD UPI Kampus Sumedang yang tergabung sebagai tim pelaksana.
Mahasiswa berperan dalam mendampingi peserta selama praktik, mengelola teknis kegiatan, serta membantu proses implementasi berbagai perangkat pembelajaran digital.
Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat ini, UPI kembali menegaskan
komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dasar di Indonesia.
Penguatan kompetensi digital guru diharapkan mampu mempercepat terwujudnya pembelajaran yang lebih inklusif, adaptif, inovatif, dan bermakna, sekaligus menjadi kontribusi nyata terhadap pencapaian SDGs 4: Pendidikan Berkualitas, yaitu memastikan pendidikan yang inklusif dan berkualitas serta mendorong kesempatan belajar sepanjang hayat bagi semua. ( ahm)
