Selama tidak terjadi gangguan alam yang signifikan, Bulog optimistis target swasembada pangan nasional pada 2026 dapat tercapai.
Lebih jauh Rizal, memberikan penjelasan usulan Bulog terkait pemakaian beras fortifikasi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG), kepada Mentri pertanian dan Menko Pangan dan kepala MBG. pihaknya akan mengadakan Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas).
Rizal menjelaskan beras fortifikasi yang digunakan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kandungan beras tersebut diperkaya dengan berbagai vitamin, seperti vitamin B1, B12, asam folat, dan nutrisi lainnya untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak.
Baca Juga:Kecamatan Cisarua Sosialisasikan Pilkades, Tekankan Musyawarah dan Kelancaran TahapanHadiri Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi, Menteri Nusron: Legalitas Tanah Beri Kepastian bagi Masyarakat
“Harapannya, anak-anak Indonesia mendapatkan asupan nasi yang sudah diperkaya vitamin, ditambah lauk yang bergizi. Dengan begitu, mereka dapat tumbuh sehat, cerdas, dan menjadi generasi penerus yang mampu memimpin Indonesia di masa depan,” pungkas Dirut Bulog.
Ditempat yang sama pemilik penggilingan padi CV Sarana Putra 2, Erik Herdiana, mengaku bersyukur atas kunjungan Direktur Utama Bulog ke perusahaannya. Menurutnya, berbagai arahan yang diberikan menjadi motivasi untuk terus mengembangkan usaha sekaligus memperkuat kemitraan dengan Bulog.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Dirut Bulog yang telah berkunjung ke perusahaan kami. Saya sangat senang dan arahan beliau menjadi motivasi bagi saya untuk menjadikan perusahaan kami lebih besar lagi serta mendukung program swasembada pangan pemerintah,” tutupnya ( ahm )
