Pipa GI 12 Inci Bocor, Perbaikan di Jalan Prabu Geusan Ulun Terkendala Jalan Beton 60 Cm

Pipa GI 12 Inci Bocor, Perbaikan di Jalan Prabu Geusan Ulun Terkendala Jalan Beton 60 Cm
Pipa GI 12 Inci Bocor, Perbaikan di Jalan Prabu Geusan Ulun Terkendala Jalan Beton 60 Cm
0 Komentar

SUMEDANGEKSPRES – Perbaikan kebocoran pipa distribusi utama milik Perumda Air Minum Tirta Medal Sumedang di Jalan Prabu Geusan Ulun, tepat di depan Polsek Sumedang Selatan, hingga Kamis (13/8/2026) masih terus dikebut.

Tim teknis Perumda Air Minum Tirta Medal Cabang Sumedang Selatan masih berjibaku melakukan perbaikan pipa jenis Galvanized Iron (GI) berdiameter 12 inci, yang berada di bawah badan jalan.

Kepala Cabang Perumda Air Minum Tirta Medal Sumedang Selatan, Diar mengatakan, proses perbaikan menghadapi kendala medan yang cukup berat.

Kondisi tersebut membuat waktu pengerjaan lebih lama dibandingkan estimasi awal.

Baca Juga:Perbaikan Pipa WTP Nanggorak Terkendala Cor Beton 60 SentimeterSejumlah Titik Amblas, Bupati Dony Gerak Cepat Tangani Jalan Lingkar Sadawarna

“Tim teknis di lapangan menghadapi tantangan medan yang sangat berat. Pipa GI 12 inci tersebut tertanam di kedalaman sekitar 2 meter di bawah permukaan tanah,” kata Diar, kepada Sumeks, Kamis (13/8).

Dikatakan, tak hanya harus menggali hingga kedalaman dua meter, bahkan petugas juga harus membongkar lapisan badan jalan yang cukup tebal.

“Terdapat kombinasi lapisan aspal dan cor beton, dengan ketebalan mencapai sekitar 60 sentimeter, yang menjadi salah satu kendala utama dalam proses perbaikan,” ungkap Diar.

Kondisi tersebut, sambunt Diar, membuat proses penggalian dan pembongkaran harus dilakukan secara ekstra hati-hati.

Terlebih, di sekitar lokasi terdapat jaringan utilitas lain yang harus dijaga agar tidak ikut mengalami kerusakan.

“Ketebalan struktur jalan serta kedalaman posisi pipa membutuhkan proses penggalian dan pembongkaran yang ekstra hati-hati menggunakan alat berat atau peralatan khusus,” terang Diar.

Diar menegaskan, meski pengerjaan membutuhkan waktu lebih lama, namun pihaknya tidak ingin terburu-buru dalam melakukan perbaikan.

Baca Juga:80 Paket Jalan Ditangani Tahun Ini80 Paket Jalan Ditangani Tahun Ini

Menurut Diar, pengerjaan harus dilakukan secara presisi dan menyeluruh agar kebocoran pada pipa tersebut tidak kembali terjadi.

“Kondisi fisik inilah yang menyebabkan waktu penanganan berlangsung lebih lama dari estimasi awal. Namun kami berkomitmen perbaikan dilakukan secara presisi dan menyeluruh agar pipa tidak kembali bocor di kemudian hari,” tegas Diar.

Selama proses perbaikan berlangsung, pengaliran air bersih ke sejumlah wilayah pelanggan untuk sementara masih dinonaktifkan.

Kata Diar, ada sejumlah kawasan permukiman yang memang terdampak di antaranya kawasan Singaparna, Palasari, Cipada, Kaum, Cipameungpeuk, Pager Betis, Tenjolaya, Suryaatmaja, RD Suyud, Dr Saleh, Kebonkol, Burujul, Raden Suyud, Pangeran Santri, Gending, dan Ragadem 1.

0 Komentar