Karena itu, Bupati meminta para Paskibraka tidak berhenti pada tugas seremonial mengibarkan bendera. Nilai-nilai Pancasila, nasionalisme, disiplin, integritas, dan semangat persatuan yang diperoleh selama pembinaan harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kalian harus menjadi pionir di tengah-tengah masyarakat dan generasi kalian. Standar nasionalismenya harus lebih tinggi karena kalian adalah pasukan yang dipercaya menjaga kehormatan Merah Putih,” ujarnya.
Bupati Dony juga mengajak seluruh anggota Paskibraka untuk menjadi generasi muda yang mampu menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Baca Juga:26 Balon Ramaikan Pilkades di Kecamatan CimalakaKerja Bakti Tiga Bulan Sekali, Warga Desa Cipanas Kompak Jaga Kebersihan Lingkungan
Menurutnya, keberagaman Indonesia merupakan anugerah yang harus terus dijaga. Dengan ribuan pulau, beragam suku, agama, ras, serta ratusan bahasa, Indonesia tetap dapat berdiri sebagai satu bangsa karena memiliki fondasi kebangsaan yang kuat.
“Pendiri negara kita telah menyepakati konsensus berbangsa dan bernegara, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Ini yang harus kita jaga bersama,” katanya.
Di hadapan para orang tua, Bupati Dony turut menyampaikan rasa bangga karena putra-putri mereka telah mendapatkan kepercayaan untuk menjadi bagian dari Paskibraka Kabupaten Sumedang Tahun 2026.
Ia berpesan agar para anggota Paskibraka terus menjaga kepercayaan tersebut dengan prestasi dan perilaku yang baik.
“Jaga terus agar orang tua tersenyum dan bahagia karena kalian berprestasi. Jangan pernah mengecewakan orang tua. Biarkan mereka menangis karena kita berprestasi, bukan karena kejelekan kita,” pungkasnya.
