SUMEDANGEKSPRES – Progres pembangunan Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) di Kecamatan Ujung Jaya, Kabupaten Sumedang, terus menjadi perhatian.
Penyelesaian pembebasan lahan dan pembangunan sarana pendukung, didorong agar dapat segera dituntaskan, sehingga para siswa tidak lagi harus menempati Asrama Haji.
Anggota Komisi VIII DPR RI, Maman Imanul Haq mengatakan, pembangunan MAN IC Ujung Jaya sudah memasuki tahun ketiga.
Baca Juga:Perumda Tirta Medal Tetapkan Biaya Baru Sambungan Langganan SwadayaLiga Sepak Bola Jadi Wadah Pembinaan Pemain Muda, Yoshua: Mencari Bibit Unggul
Sebab itu, pada tahun keempat, seluruh sarana dan prasarana utama diharapkan sudah dapat diselesaikan.
“Terutama soal lahan, kami berterima kasih kepada Kementerian Agama, Pemda Kabupaten Sumedang dan Pemprov yang terus mengupayakan, agar pembebasan lahan dipercepat,” ujar Maman dalam kunjungan kerjanya ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumedang, Kamis (20/8).
Menurut Maman, pembangunan MAN IC harus segera dituntaskan, karena proses pendidikan sudah berjalan.
“Saat ini para siswa masih ditempatkan di Asrama Haji sebagai tempat sementara,” ungkapnya.
Kondisi tersebut, kata Maman, dinilai tidak ideal untuk jangka panjang. Terlebih, terdapat permintaan dari pihak Kementerian Haji dan Umrah, selaku pengelola Asrama Haji, agar fasilitas tersebut segera dikosongkan.
“Ini sudah tahun ketiga dan tahun keempat, mau tidak mau seluruh sarana harus segera diselesaikan. Bahkan, para siswi juga sudah banyak bertanya, kenapa mereka masih ditempatkan di Asrama Haji,” kata Maman.
Maman menyebutkan, sejumlah fasilitas yang harus segera diwujudkan di kawasan MAN IC Ujung Jaya, di antaranya ruang kelas belajar (RKB) untuk menampung sekitar 180 peserta didik, tempat tinggal tenaga pendidik, masjid serta sarana akses jalan menuju kawasan sekolah.
Baca Juga:Piala Dony-Yoshua U-21 Berhadiah Rp132 Juta Resmi Bergulir, Jadi Ajang Cetak Talenta Muda SumedangDari Penerima PKH hingga Mandiri, Deti Dapat Bantuan KUBE Rp 20 Juta untuk Kembangkan Usaha
“Dari sejumlah kebutuhan tersebut, akses jalan menjadi salah satu hal yang dinilai mendesak,” imbuhnya.
Maman berharap, Pemprov Jawa Barat melalui Pemkab Sumedang, dapat memprioritaskan pembangunan akses jalan menuju MAN IC.
“Kita meminta kepada Pemprov dan melalui Pemda Kabupaten Sumedang, agar jalan itu didahulukan,” tegas Maman.
Selain infrastruktur dasar, pihaknya juga akan mendorong Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) Kementerian Agama, melalui direktorat terkait, untuk segera merealisasikan bangunan-bangunan yang masih dibutuhkan.
