oleh

Bupati: Pembebasan Lahan Tol Cisumdawu Mencapai 90 Persen

SUMEDANGEKSPRES.COM – Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Pembangunan Tol Cisumdawu dan Penanganan Covid 19 di Sumedang bersama Forkopimda, Sekretaris Daerah dan Kepala SKPD terkait yang dilaksanakan di Gedung Negara, Rabu (16/6).

Dalam pengantarnya Bupati mengatakan, terkait proyek strategis nasional Jalan Tol Cisumdawu yang sudah lama belum terselesaikan, Bupati mengajak semua pihak yang terlibat untuk mendukung percepatan penyelesaiannya.

“Dari 62 kilo meter jalan Tol Cisumdawu, 60 kilo meternya berada di Kabupaten Sumedang.
Untuk itu mari kita sama-sama menghadirkan diri kita untuk menjadi bagian solusi dan bersama-sama mempercepat terselesaikannya pembangunan jalan Tol Cisumdawu,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pihak terkait yang sudah berupaya mempercepat proses pembebasan lahan dan pengerjaan kontruksi Tol Cisumdawu.

“Tentunya saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak dan Ibu yang selama ini telah berupaya dan berikhtiar untuk mempercepat proses pembebasan lahan proyek Tol Cisumdawu,” ucapnya.

Dikatakan, saat ini pembebasan lahan Cisumdawu 1 sudah mencapai 90 persen lebih, sedangkan untuk Cisumdawu 2 baru 53 persen.

“Maka perlu dilakukan koordinasi tim percepatan jalan tol karena target kita bulan Desember 2021 bisa selesai,” ungkapnya.

Bupati juga menambahkan, perlu dilakukan akselerasi dalam proses pembebasan lahan dengan cara edukasi, pendekatan kepada masyarakat, lalu eksekusi.

Berkaitan dengan penanganan Covid-19 di Kabupaten Sumedang, Bupati meminta seluruh SKPD agar tetap siaga dan waspada.

“Perketat perizinan, Forkopimcam terus melakukan patroli kewilayahan. Razia ke lapangan lebih diintensifkan, Pastikan PPKM Mikro berjalan efektif di setiap desa,” ujarnya

Satgas Covid-19 diminta mobile ke lapangan dan bagi SKPD yang memiliki binaan agar memastikan Prokes dijalankan dengan baik.

“Pastikan seluruh tempat ibadah menjalankan Prokes. Lakukan penyemprotan disinfektan di SKPD, pasar, fasilitas umum, dan tempat-tempat lainnya, serta tingkatkan tracking, testing, dan tratment agar cepat melokalisir penyebaran,” pungkasnya. (red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *