Penemuan Mayat Di Balongan Indramayu, Penuh Luka Serta Kami Terlilit Lakban

Penemuan Mayat Di Balongan Indramayu, Penuh Luka Serta Kami Terlilit Lakban
0 Komentar

sumedangekspres – Warga setempat geger karena penemuan mayat di Balongan, Kabupaten Indramayu.

Penemuan mayat di Balongan Indramayu tersebut diketahui terikat kakinya oleh lakban.

Peristiwa penemuan mayat di sebuah saluran air areal persawahan dekat kampus Akamigas Balongan Indramayu, di Jl Ibu Tien Soeharto, Senin (25/7/2022) sekitar pukul 14.00 tidak beridentitas.

Pada saat itu, keadaan tubuh jasad berjenis kelamin laki-laki.

Baca Juga:Inilah Karakter Lima Pelaku Penembakan Istri Anggota TNIPenyelundupan Gas Elpiji Yang Dilakukan 11 Orang Di Subang Ditangkap Polda Jabar

Pada bagian tubuh korban yakni di bagian tubuh seperti wajah dililit oleh lakban.

Diketahui, Korban juga mengalami beberapa luka pada bagian tangan sampai kaki.

Namun, di lokasi tidak ditemukan kartu identitas maupun lainnya. Sehingga tidak diketahui korban berasal dari mana.

Warga pun bertanya-tanya dan menduga kalau sesosok mayat itu adalah korban tidak kejahatan yang sengaja dibuang di tempat tersebut.

Apalagi tempat itu memang sangat sepi di malam hari, dan merupakan jalan alternatif Cirebon – Jakarta.

Saat ini, polisi masih melakukan autopsi terhadap jenazah korban, di Rumah Sakit Bhayangkara Losarang, Kabupaten Indramayu.

Kapolres Indramayu, AKBP M Lukman Syarif, saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat tersebut .

Baca Juga:Diduga Rebutan Pacar, Pipi Gadis ABG DiRobek Teman Pakai Senjata Tajam Di Patrol IndramayuSungguh Terlalu! Kopda Muslimin Santet Istri Dan Diracun Sampai Ditembak

Menurutnya, penemuan mayat pertamakali diawali dari informasi warga, yang mau berangkat ke sawah dan melihat sesosok mayat dalam kondisi tercebur di sawah.

Selanjutnya ada warga yang melapor ke petugas kepolisian, dan langsung ditindaklanjuti dengan turun ke lapangan.

Petugas dibantu warga langsung melakukan evakuasi terhadap korban. Selanjutnya membawa jenazah korban ke RS Bhayangkara Losarang, guna dilakukan autopsi. (Pkl2/Nina)

Sumber: radarcirebon.disway.id

 

0 Komentar