Sejarah Sumedang Larang Penerus Kerajaan Padjdjaran

Kekuasaan Kerajaan Pajajaran Di Teruskan Sumedang Larang
Kekuasaan Kerajaan Pajajaran Di Teruskan Sumedang Larang /pinterest.net
0 Komentar

Ini berarti, Kerajaan Sumedang Larang adalah penerus Kerajaan Pajajaran atau Kerajaan Sunda.

Mahkota Raja Pajajaran inisekarang disimpan pada Museum Prabu Geusan Ulun di Kota Sumedang.

Kemudian keempat petinggi kerajaan tadi atau kandage lante itu jugakembali ke Sumedang dan menjadi orang dekat Prabu Geusan Ulun.

Mereka sering dimintakan nasehat dan pertimbangan dalam pengambilan keputusan raja.

Baca Juga:Catat! Jadwal Konser Musik DIGI Playlist Love Festival 2.0 Bandung di Awal Tahun IniIbu Negara Apresiasi Pemprov Jabar, Atalia Ridwan Kamil Kampanyekan Tanam Pohon Buah

Pada masa kekuasaan Prabu Geusan Ulun, pusat pemerintahan atau ibu kota Kerajaan Sumedang Larang terletak di Kutamaya.

Pada mulanya rakyat kerajaan Sumedang Larang berjumlah ) 9000 jiwa. Mereka dipimpin oleh (40 kandaga kepala / pemimpin rakyat).

Semula kehidupan di Sumedang Larang dalam keadaan tentram. Beberapa waktu kemudian kehidupan di kerajaan itu diwarnai dengan kemelut yang terkaitdengan kekuasaan lain.

Pada bagian akhir abad ke 16 terjadi konflik antara Sumedang Larang dengan cirebon. Hal itu terjadi akibat Prabu Geusan Ulun melarikan ratu Harisbaya “puteri berasal dari Madura yang menjadi anggota keluarga kerajaan Mataram” yaitu istri selir Sultan Cirebon, Panembahan Ratu 1 yang memerintah tahun 1570 – 1649.

Prabu Geusan Ulun pergi ke Demak untuk memperdalam ilmu agama Islam. Dalam perjalanan pulang dari Demak, ia bertamu ke Sultan Cirebon.

Berikut Sejarah Kekuasaan Kerajaan Pajajaran Di Teruskan Sumedang Larang

0 Komentar