Judi Online Rusak Moral Remaja

TEGAS: Ust. Sa'dulloh saat berbincang dengan Sumeks, di salah satu acara, baru-baru ini.
TEGAS: Ust. Sa'dulloh saat berbincang dengan Sumeks, di salah satu acara, baru-baru ini.
0 Komentar

sumedangekspres-KOTA – Maraknya judi online di masyarakat, baik berupa game maupun togel, sangat meresahkan. Bahkan, secara terang-terangan kini judi online tersebut telah banyak diiklankan di media sosial.

Tokoh agama sekaligus tokoh masyarakat Kabupaten Sumedang, KH Sa’dulloh memberikan tanggapan terkait maraknya judi online di masyarakat.

Menurutnya, tentunya pemerintah dan Aparat Penegak Hukum (APH) harus tegas menindak para pelaku dan terutama para bandar judi online, sesuai UU yang berlaku.

Baca Juga:Diguyur Hujan Usai Shalat IstisqaRevitalisasi Pasar Beri Harapan Baru Warga

“Kalau pemerintah dan APH tidak tegas, apalagi ikut main mata dengan mereka, maka para pelaku akan terus mengulangi dan pasti diikuti oleh yang lainnya,” kata Sa’dulloh saat berbincang dengan Sumeks, Selasa (10/10).

Ditegaskan, sikap para ulama itu sudah sangat jelas yaitu mengharamkan judi dalam bentuk apapun.

“Saya sendiri kalau diundang ceramah dimanapun sering menyampaikan tentang haramnya judi. Termasuk, kepada anak-anak didik, baik di pesantren maupun di sekolah-sekolah umum,” tegasnya.

Dia menuturkan, imbauan para alim ulama tentunya tidak akan ada artinya kalau pemerintah dan tidak bertindak tegas menegakkan aturan.

Disamping itu, kata dia, tokoh-tokoh masyarakat sudah seharusnya bersama sama dengan pemerintah dan alim ulama memberikan nasehat kepada masyarakat di sekitarnya untuk menjauhi judi dalam bentuk apapun.

“Karena, selain diharamkan oleh agama, judi juga merusak moral generasi bangsa,” terangnya.

Sa’dulloh juga menerangkan, judi itu selain haram juga jelas-jelas membuat hidup pelakunya menjadi sengsara. Keuntungan yang didapat dari judi itu hanya sesaat, tapi kerugian dan kesengsaraannya bisa seumur hidup.

Baca Juga:Pj Bupati: Pelayanan Jangan MengecewakanDugaan Pemalsuan Tandatangan Dilimpahkan ke Polisi

“Karena itu hasil dari judi tidak akan berkah. Di dunia sengsara di akhirat kelak mendapat siksa,” tutupnya. (bim)

0 Komentar