Mengenal Lebih Dekat Dengan Jemaah Aolia Gunung Kidul yang Sudah Lebaran Hari Ini

Mengenal Lebih Dekat Dengan Jemaah Aolia Gunung Kidul yang Sudah Lebaran Hari Ini
Mengenal Lebih Dekat Dengan Jemaah Aolia Gunung Kidul yang Sudah Lebaran Hari Ini(foto : dream.co.id)
0 Komentar

sumedangekspres – Mengenal Lebih Dekat Dengan Jemaah Aolia Gunung Kidul yang Sudah Lebaran Hari Ini

Ratusan jemaah Masjid Aolia Gunung Kidul, Yogyakarta telah berlebaran atau melaksanakan salat Idul Fitri 1445 H pada hari ini, Jumat 5 April 2024.

Jemaah ini menetapkan hari raya Idul Fitri tahun ini dengan selisih hari yang cukup jauh dengan penetapan versi pemerintah yaitu pada 10-11 April 2024.

Baca Juga:Beda Sistem Penanggalan, Ratusan Jemaah Aolia Gunung Kidul Lebaran Hari IniCara Membuat Amplop Lebaran yang Mudah dan Menarik: Berbagi di Momen Lebaran

Nah, untuk kali ini kita akan mengenal lebih dekat dengan jemaah umat Muslim Aolia ini, simak informasinya di bawah ini.

Dilansir dari liputan.com pada 5 April 2024, jemaah Aolia ini dipimpin langsung oleh Kiai Haji Raden Ibnu Hajar Sholeh Pranowo atau lebih dikenal dengan nama Mbah Benu. 

Jemaah Aolia menganut aliran Ahlussunah Wal Jamaah. Merekalah yang mengikuti dan berpegang teguh dengan sunah Nabi dan sunah khulafaurrasyidin setelahnya.

Putra ketiga Pengasuh Jemaah Aolia Musa Asigbillah  mengatakan, , Jamaah Aolia tersebar di berbagai daerah terutama Jawa Tengah dan DIY, bahkan tidak bisa menghitung secara pasti karena jumlahnya sangat banyak.

Selain itu ia juga menyebutkan,  jika Mursyid Kiai Raden Ibnu Hajar Sholeh Pranowo atau Mbah Benu keilmuannya secara Laduni yang turun tiba-tiba ke pribadi Raden Ibnu Hajar Sholeh.

Dalam ajaran Islam, ilmu dibedakan menjadi dua jenis, yaitu ilmu kasbi dan ilmu laduni. Ilmu kasbi dapat diperoleh manusia melalui usaha seperti belajar, melakukan percobaan, dan lain-lain. Sementara itu, ilmu laduni bersifat rahasia dan diturunkan secara langsung dari Allah ke dalam hati seseorang.

Sementara itu, Mbah Benu menjelaskan alasan mereka menyelenggarakan salat Id lebih awal ketimbang dengan penetapan pemerintah karena hal tersebut adalah keyakinan yang selama ini mereka anut. Sebab, di Indonesia masih bebas memilih menentukan hari rayanya sendiri.

Baca Juga:5 Merk Sandal Pria Paling Elegan: Tampil Keren Pada Saat Lebaran5 Merk Baju Koko Kekinian dan Elegan untuk Hari Lebaran

Dia menambahkan, jemaahnya tidak pernah menjelekkan pihak lain. Namun, jika dijelekkan, dia justru mempersilakannya. Dia mengimbau kepada jemaahnya untuk tidak marah karena tidak ada kamus marah di Jamaah Aolia sesama anak cucu Nabi Adam.

sumber : liputan6.com

0 Komentar