Video Sederhana Berbuah Prestasi, KIM Darmaraja Raih Juara 2 KIM Award 2025

Video Sederhana Berbuah Prestasi, KIM Darmaraja Raih Juara 2 KIM Award 2025
Tim KIM Kecamatan Darmaraja menerima penghargaan Juara 2 Kategori Video Kreatif Pembangunan pada ajang KIM Award 2025 yang digelar Forum KIM Sumedang bekerja sama dengan Diskominfosanditik Sumedang. Penghargaan diserahkan dalam malam penganugerahan KIM Award 2025, ditandai dengan penyerahan piagam dan hadiah uang pembinaan sebesar Rp1,5 juta.(istimewa)
0 Komentar

KOTA – Keterbatasan peralatan tak selalu menjadi penghalang kreativitas. Hal itu dibuktikan KIM Kecamatan Darmaraja yang berhasil meraih Juara 2 Kategori Video Kreatif Pembangunan KIM Award 2025, ajang yang digelar Forum KIM Sumedang bekerja sama dengan Diskominfosanditik Sumedang.

Di balik video berdurasi tiga menit tersebut, tersimpan cerita unik sekaligus inspiratif. Andri Mulyadi, host sekaligus kameramen video, mengaku harus berimprovisasi karena lupa membawa tripod saat pengambilan gambar di Mata Air Cikukulu, tepat di bawah kaki Bukit Golempang.

“Saat itu saya lupa bawa tripod. Terpaksa saya kokotètengan mencari bambu untuk menyangga ponsel yang dijadikan kamera,” tutur Andri sambil tertawa mengenang pengalamannya.

Baca Juga:Perayaan Natal Jemaat Kristen Sumedang 2025 Tebarkan Pesan Keharmonisan dan Toleransi Beragama45 Kumpulan Lagu Natal Lama dan Terbaru 2025, Lengkap Dengan Liriknya

Dengan bilah bambu seadanya, ponsel miliknya tetap berdiri kokoh. Dari sanalah visual pembangunan infrastruktur air bersih dan upaya pelestarian alam di Kecamatan Darmaraja direkam dengan penuh kesungguhan.

Tak hanya soal teknis pengambilan gambar, Andri juga terlibat langsung dalam proses yang diangkat di video tersebut. Ia menyebutkan bahwa bibit-bibit pohon yang ditanam di sejumlah mata air di Darmaraja sebagian besar berasal dari hasil semaian tangannya sendiri.

“Saya ngipuk sendiri dari pohon kihujan tua yang ada di lapang Sirna Raga,” ungkapnya, merujuk pada pohon kihujan (trembesi) yang dikenal mampu menjaga cadangan air tanah.

Ratusan pohon telah ia tanam tanpa pamrih. Andri menegaskan, dirinya tak pernah berharap imbalan dari setiap bibit yang ia bagikan.

“Kalau yang minta bibit banyak. Prinsip saya, asal bibit itu ditanam, ya saya kasih. Walaupun tidak saya jual,” katanya sederhana.

Sementara itu, Ketua KIM Darmaraja, Igun Gunawan, mengungkapkan bahwa tema video tersebut lahir dari diskusi internal sebelum mengikuti lomba. Ia mengusulkan agar KIM Darmaraja mengangkat isu pembangunan infrastruktur air bersih yang dibarengi dengan kesadaran menjaga alam.

“Saya rasa tema ini penting untuk diketahui. Kita tidak hanya mau memanfaatkan alamnya saja, tapi juga harus memeliharanya. Kalau kita sudah bersahabat dengan alam, alam pun akan bersahabat dengan kita,” ucap Igun.

0 Komentar