“Ke depan, kami berharap pengelolaan data semakin akurat agar bantuan benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.
Di sisi lain, sejumlah warga mengaku belum pernah menerima berbagai bantuan sosial, meski kondisi ekonomi keluarga mereka semakin terjepit.
Salah satunya Suhana (56), warga Lingkungan Talun, Kelurahan Talun, Kecamatan Sumedang Utara. Ia mengaku sudah tidak mampu lagi menjadi tulang punggung keluarga akibat usia dan gangguan kesehatan yang mengarah pada gejala stroke.
Baca Juga:Warga Sumedang Menjerit di Tengah Ekonomi Lesu, Bantuan Sosial Tak Kunjung Datang, di Mana Pemerintah?Terbuat dari Emas dan Penuh Filosofi Hidup, Ini Bentuk Mahkota Binokasih yang Sarat Makna
“Dulu saya yang menafkahi keluarga. Sekarang sudah tidak mampu lagi,” ujarnya saat ditemui, Sabtu (17/1/2026).
Suhana merupakan duda cerai dengan empat anak. Salah satu anaknya terpaksa putus sekolah karena keterbatasan biaya, sementara anak bungsunya masih bersekolah dasar dengan perlengkapan yang minim.
Ia mengaku tidak memiliki BPJS Kesehatan, belum pernah menerima PKH, dan bantuan BLT terakhir diterimanya pada 2024.
“Saya juga bingung kenapa sejak 2025 tidak dapat lagi,” tuturnya.
Kondisi serupa dialami Eha Julaeha (48), warga Dusun Bunut, Kecamatan Cimalaka. Ia menyebut belum pernah menerima PKH, BLT, maupun BPJS Kesehatan.
“Yang pernah saya terima hanya beras dan minyak goreng tahun lalu. Untuk bantuan sekolah anak belum pernah,” katanya.
Eha terpaksa berjualan makanan kecil keliling kampung untuk membantu ekonomi keluarga, sementara suaminya bekerja serabutan di luar kota dengan penghasilan tidak menentu.
Baca Juga:Ternyata Ada Tempat Ini di Sumedang, Lokasinya Mudah Dijangkau dan Tiketnya TerjangkauBalong Hardi Sumedang, Destinasi Pemancingan dan Wisata Keluarga Favorit di Kota Tahu
Kisah Suhana dan Eha menjadi gambaran bahwa di tengah besarnya anggaran dan beragamnya program bantuan sosial, masih ada warga Sumedang yang merasa belum tersentuh.
Warga berharap pemerintah daerah dapat melakukan pendataan ulang secara lebih cermat, agar bantuan sosial benar-benar menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum pulih sepenuhnya.(red)
