TANAH itu sudah lama disiapkan. Namun hingga kini, belum ada tanda-tanda pembangunan dimulai. Rencana Puskesmas Dengan Tempat Perawatan (DTP) di Kecamatan Cimanggung masih menggantung: seperti janji yang terus diulang, tapi tak kunjung ditepati.
Di tengah pertumbuhan kawasan yang kian padat, kebutuhan layanan kesehatan justru terasa semakin mendesak. Warga menunggu, sementara waktu terus berjalan.
Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Cimanggung, Abah Yayan, mengingat betul bagaimana usulan itu berulang kali muncul dalam forum perencanaan pembangunan.
Baca Juga:10 Ribu Anak di Sumedang Tidak Sekolah, Kadisdik: Awalnya 14 RibuPrihatin Jalan Simpang-Parakanmuncang Gelap Tanpa PJU, Pengendara di Sumedang Bernazar Belikan Lampu
”Ini bukan usulan baru. Hampir setiap tahun selalu dibahas dalam Musrenbang. Tapi sampai sekarang belum ada kejelasan,” ujarnya kepada Sumeks, Selasa 28 April 2026.
Bagi warga, kehadiran Puskesmas DTP bukan sekadar fasilitas tambahan. Ia menjadi kebutuhan dasar yang belum terpenuhi. Dengan jumlah penduduk yang terus bertambah dan aktivitas wilayah yang tinggi, pelayanan kesehatan dinilai belum memadai.
”Cimanggung ini sudah padat. Aktivitas masyarakat tinggi. Fasilitas kesehatan dengan tempat perawatan itu sangat dibutuhkan,” kata Abah Yayan.
Nada suaranya berubah lebih tegas saat menyinggung komitmen pemerintah daerah.
”Jangan sampai masyarakat hanya diberi harapan. Kalau memang serius, segera direalisasikan. Kalau ada kendala, sampaikan secara terbuka,” ucapnya.
Kondisi ini memunculkan pertanyaan yang lebih besar: sejauh mana perencanaan pembangunan benar-benar berpihak pada kebutuhan riil masyarakat?
Menurut Abah Yayan, jika lahan sudah tersedia namun pembangunan tak kunjung berjalan, maka persoalannya bukan lagi pada kesiapan teknis, melainkan pada keseriusan.
”Kalau lahannya sudah ada tapi belum dibangun, ini perlu evaluasi. Jangan sampai kebutuhan masyarakat terus tertunda,” katanya.
Baca Juga:HUT ke-448 Sumedang Diramaikan Temporary Tattoo, PD Pemuda Persis: Degradasi Nilai! SMAN Jatinangor Borong Prestasi: Pencak Silat Tembus Malaysia, Tinju Kuasai Sumedang
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Tuti Ruswati belum memberikan kepastian terkait realisasi pembangunan tersebut. Saat dikonfirmasi, ia hanya menjawab singkat.
”Nanti saya cek dulu,” ujarnya melalui pesan singkat.
Tentunya, jawaban itu belum cukup meredakan kegelisahan warga. Di Cimanggung, harapan akan layanan kesehatan yang lebih layak masih menggantung menunggu kepastian yang tak kunjung datang.(kos)
