Bupati Terima Audiensi Organda, Bahas Penataan Angkutan dan Pelayanan Transportasi

Bupati Terima Audiensi Organda, Bahas Penataan Angkutan dan Pelayanan Transportasi
Bupati Terima Audiensi Organda, Bahas Penataan Angkutan dan Pelayanan Transportasi
0 Komentar

SUMEDANGEKSPRES – Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir menerima audiensi Organisasi Angkutan Darat (ORGANDA) Kabupaten Sumedang di Ruang Rapat Bupati, PPS Lantai 2, Senin (18/5).

Dalam audiensi tersebut, Plt Ketua Organda Kabupaten Sumedang saat ini adalah Tatang Suherman menyampaikan sejumlah aspirasi dan masukan terkait penyelenggaraan transportasi di Kabupaten Sumedang.

“Diantaranya mengenai larangan siswa membawa kendaraan bermotor ke sekolah, pembayaran non tunai melalui QRIS menggunakan bank lain, penataan jalur dan terminal Panyingkiran, jaringan trayek angkutan pasca penerapan sistem one way di pusat kota sejak 2020, hingga pengaktifan Terminal Wado tipe A beserta tatanan regulasinya,”ujarnya

Baca Juga:Pertamina dan ASRI Energi Edukasi Bangun Kesadaran Transisi Energi kepada Pelajar JakartaPastikan Aman dan Layak, Jelang Idul Adha Pemerintah Periksa Hewan Kurban

Menanggapi hal tersebut, Bupati Dony menyampaikan apresiasi atas silaturahmi dan kerja sama ORGANDA dalam membantu pemerintah daerah menyelenggarakan pelayanan transportasi bagi masyarakat.

“Terima kasih atas silaturahmi dan kerja sama ORGANDA dalam membantu memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam penyediaan fasilitas transportasi umum yang mendukung pergerakan ekonomi dan pelayanan publik,” ujar Dony.

Terkait kebijakan larangan pelajar membawa kendaraan bermotor, Bupati menegaskan komitmennya untuk mendorong penggunaan angkutan umum di kalangan siswa.

“Berkaitan dengan anak sekolah menggunakan angkutan umum ini harus kita sukseskan. Ini komitmen kami. Kami juga sudah menyiapkan gugus tugas di tiap sekolah untuk memastikan siswa tidak menggunakan kendaraan pribadi dan dilakukan penertiban langsung di lapangan,” katanya.

Menurut Dony, pihaknya bersama Dinas Perhubungan akan turun langsung melakukan monitoring guna memastikan kebijakan tersebut berjalan efektif.

Selain itu, Bupati juga menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya meningkatkan kenyamanan dan keamanan transportasi melalui perbaikan infrastruktur jalan serta peningkatan penerangan jalan umum (PJU).

“Pelayanan terus kita perbaiki. Jalan diperbaiki, PJU ditingkatkan karena kita ingin masyarakat merasa aman dan nyaman,” ujarnya.

Baca Juga:Wabup Fajar Sidak Dua SPPG, Pastikan Kelayakan Dapur MBGPelepasan Purnabakti Heri Suryana, 34 Tahun Mengabdi untuk Perumda Tirta Medal

Mengenai jaringan trayek angkutan, Dony menjelaskan bahwa pengaturan satu jalur dilakukan sebagai upaya menghidupkan pasar dan menggerakkan ekonomi masyarakat, sehingga diperlukan penyesuaian regulasi dan perubahan SK sesuai dengan ketentuan.

Sementara itu, terkait pembayaran QRIS, Dony meminta Dinas Perhubungan segera berkoordinasi dengan Bank BJB agar layanan pembayaran non tunai dapat dipermudah dan lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

0 Komentar