SUMEDANGEKSPRES,– Babak baru Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kebonjati, Kecamatan Sumedang Utara, baru dimulai. Suasana hangat dan kondusif mewarnai penetapan nomor urut lima kontestan, empat pria dan satu wanita yang siap berebut simpati warga baru- baru ini.
Pelaksana Tugas (Plt) Camat Sumedang Utara, Drs. Sutarsa, melontarkan apresiasi tinggi atas kedewasaan berdemokrasi masyarakat Kebonjati.
Hingga pelaksanan penetapan nomor urut, tidak ada gesekan berarti yang ternilai menodai pesta demokrasi tingkat desa ini.
Baca Juga:Pilkades Desa Cipanas Berjalan Kondusif, Dua Calon Siap BertarungMentri Nusron Sosialisasikan Transformasi Layanan Pertanahan dan Organisasi IPPAT dan BPKAD Yogyakarta
“Alhamdulillah, semua berjalan lancar. Tidak ada masalah signifikan dan situasi di lapangan sangat aman,” ungkap Sutarsa.
Dalam upaya mencegah gesekan dan pilkdesa berjalan kondusif, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan ( Forkopimcam) bersama panitia Pilkades akan bergerak cepat menyusun strategi pencegahan.
” Salah satu langkah humanis yang
disiapkan adalah “safari silaturahmi” mendatangi langsung kediaman setiap calon kepala desa,” ungkap sutarsa.
Langkah jemput bola ini lanjutnya, ditujukan untuk mendinginkan tensi politik di tingkat akar rumput.
” Khususnya di antara para pendukung dan tim sukses (timses) selama masa kampanye,” ujarnya
Menariknya, pada Pilkades serentak 2026 menjadi ajang pembuktian modernisasi pelayanan publik lewat penerapan e-voting (pemungutan suara elektronik) yang bakal digelar di TPS 5.
“Sejak awal TPS 5 diutamakan bagi pemilih yang melek digital. Sementara untuk warga lansia atau yang butuh pendampingan, kami arahkan ke TPS konvensional agar proses menyalurkan hak pilih tetap nyaman dan lancar,” jelas Sutarsa.
Baca Juga:Pesan Mentri Nusron untuk 568 Lulusan Politeknik Agraria STPN; Jaga Integritas di Manapun BekerjaTak Sekadar Ilmu Pertanahan, Rocky Gerung Nilai Taruna/i Politeknik Agraria STPN Belajar Banyak Disiplin Ilmu
Sutarsa berharap kesejukan politik saat ini bertahan hingga penetapan kepala desa terpilih nanti, dan mengimbau warga tak mudah terprovokasi.
” Kami dari pemerintahan kecamatan berharap masyarakat dan tim pendukung bisa menjaga kondusivitas pada pelaksanaan Pilkades ini demi menjaga persatuan dan kesatuan desa,” tutupnya (ahm)
