Merdeka Belajar Dalam Pendidikan Islam

HARDIKNAS: Bergerak Bersama wujudkan merdeka belajar.
Istimewa, HARDIKNAS: Bergerak Bersama wujudkan merdeka belajar.
0 Komentar

“Barangsiapa yang menghendaki kebaikan di dunia maka dengan ilmu. Barangsiapa yang menghendaki kebaikan di akhirat maka dengan ilmu. Barangsiapa yang menghendaki keduanya maka dengan ilmu.” (HR. Bukhori dan Muslim). 

 

Betapa pentingnya ilmu itu, sehingga orang yang selalu memperhatikan terhadap ilmu ia akan mendapat kebaikan yang sangat besar pahalanya, dimana nilainya lebih baik dari seribu orang bilamana ilmu itu dijalankan dengan memberikan kemanfaatan bagi orang lain.

 

 Adanya ilmu yang diajarkan kembali atau diaplikasikan secara langsung dalam hal-hal yang berguna kepada orang antar sesama manusia atau untuk kemaslahatan di lingkungannya. Sebagaimana dikemukakan pada satu hadits berikut :

Baca Juga:Pemkab Sumedang Berikan Bantuan Insentif Untuk Guru dan Ustadz Pondok PesantrenTuti Ruswati Kembali Jabat Pj Sekda Sumedang

Dari Ali R.A ia berkata : Rasulullah SAW bersabda : “Orang-orang yang berilmu kemudian dia memanfaatkan ilmu tersebut (bagi orang lain) akan lebih baik dari seribu orang yang beribadah atau ahli ibadah.” (H.R Ad-Dailami

Hal senada dikemukakan pula pada hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori berikut ini :

Dari Ibnu Abbas R.A Ia berkata : Rasulullah SAW bersabda : “Barang siapa yang dikehendaki Allah menjadi baik, maka dia akan difahamkan dalam hal agama. Dan sesungguhnya ilmu itu dengan belajar.”(HR. Bukhori).

 

Namun sebaliknya, maka tidak pantas bagi orang yang bodoh itu mendiamkan kebodohannya dan orang yang berilmu mendiamkan ilmunya. Di sinilah pentingnya merdeka dalam belajar. Untuk hal tersebut diperlukan gerakan bersama untuk merdeka belajar.

 

 Hal tersebut terungkap dalam satu hadits yang diriwayatkan oleh Imam At-Thabrani berikut ini :

Rasulullah SAW bersabda : “Tidak pantas bagi orang yang bodoh itu mendiamkan kebodohannya dan tidak pantas pula orang yang berilmu mendiamkan ilmunya.”(H.R Ath-Thabrani). 

 

Ilmu Perlu Dijaga

Ilmu itu perlu dijaga, agar tidak musnah begitu saja. Karena suatu saat ilmu itu akan lenyap dalam kehidupan kita. Ilmu akan lebur dari kehidupan manusia, sehingga kebodohan bisa timbul kembali di muka bumi, di hadapan kita.

 

Baca Juga:PPDB di Subang Gunakan Sistem Online“TOT” Antisipasi Darurat Pangan Nasional

 Yaitu dengan dicabutnya ilmu yang terdapat dan dimiliki para orang alim (pandai) darri kehidupan kita. 

0 Komentar