sumedangekspres, TANJUNGKERTA – Jalan Cipadung, Kecamatan Tanjungkerta, selalu ramai setiap sore di bulan Ramadhan. Tradisi berburu takjil untuk persiapan berbuka puasa membuat arus lalu lintas di kawasan ini padat.
Seorang warga, Kris, mengatakan, tradisi ini sudah berlangsung lama dan menjadi bagian dari suasana khas Ramadhan di daerah tersebut.
“Setiap bulan Ramadhan, warga berbondong-bondong mencari takjil di sepanjang Jalan Cipadung. Makanya, setiap sore pasti ramai dan sering terjadi kemacetan,” ujarnya kepada Sumeks, baru-baru ini.
Baca Juga:Sertijab Bupati Sumedang, Dony Puji Kepemimpinan Yudia RamliJembatan Cibodas Terancam Ambruk
Jalan Cipadung dikenal sebagai pusat kuliner Ramadhan, menawarkan berbagai pilihan makanan dengan harga terjangkau. Hal ini menarik minat warga dari berbagai daerah untuk datang dan berburu takjil.
“Dulu kawasan ini masih sepi, tetapi sekarang sudah berkembang menjadi pusat kuliner. Banyak pedagang yang menjajakan makanan, sehingga semakin ramai setiap tahunnya,” tambah Kris.
Selain menjadi tradisi tahunan, berburu takjil juga membawa berkah bagi pedagang kecil. Ramadhan menjadi momen di mana permintaan makanan meningkat, memberikan peluang ekonomi bagi para pelaku usaha.
“Ramadhan bukan hanya bulan yang istimewa bagi umat Muslim, tetapi juga menjadi sumber rezeki bagi pedagang kecil. Banyak warga berburu takjil, sehingga penjualan meningkat drastis,” katanya.
Suasana Ramadhan yang penuh keberkahan ini semakin mempererat kebersamaan masyarakat. Berburu takjil bukan sekadar membeli makanan, tetapi juga menjadi bagian dari kebahagiaan dalam menyambut waktu berbuka puasa bersama keluarga. (kki)
