SUMEDANG EKSPRES, TANJUNGSARI – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Tradisional Tanjungsari masih bertahan di level cukup tinggi.
Kondisi ini paling dirasakan pada komoditas cabai rawit merah dan telur ayam ras yang menjadi kebutuhan harian masyarakat.
Berdasarkan pantauan di lapangan, harga cabai rawit merah kini mencapai Rp50 ribu per kilogram.
Baca Juga:Libur Usai, Santri Pesantren Khoiru Ummah Cimalaka Kembali Bangun Ritme Belajar di PerpusdaDeru Aneh Sejak Subuh, Warga Rancaekek Resah Suara Mesin Diduga dari Arah PT Kahatex
Sementara itu, telur ayam ras dijual di kisaran Rp30 ribu hingga Rp31 ribu per kilogram, bergantung pada ukuran dan kualitas.
Petugas UPT Pasar Tradisional Tanjungsari, Cepi, mengatakan harga tersebut relatif merata di hampir seluruh lapak pedagang dan belum menunjukkan tanda-tanda penurunan dalam beberapa hari terakhir.
“Untuk sementara harga masih bertahan. Belum ada penurunan signifikan,” ujarnya, Senin (12/1/2026).
Cepi menjelaskan, mahalnya cabai rawit dipengaruhi oleh pasokan dari daerah penghasil yang belum stabil, sementara permintaan masyarakat tetap tinggi. Kondisi serupa juga terjadi pada telur ayam ras yang hingga kini masih dijual di atas harga normal.
Meski harga sejumlah bahan pokok masih tinggi, aktivitas jual beli di Pasar Tanjungsari tetap berjalan normal. Warga masih terlihat memadati pasar, terutama pada pagi hari, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Pihak UPT Pasar Tradisional Tanjungsari terus melakukan pemantauan terhadap pergerakan harga dan pasokan bahan pokok.
Diharapkan, dalam waktu dekat harga kebutuhan pokok dapat kembali stabil sehingga tidak terlalu membebani masyarakat. (kos)
