Tanjungsari Kebut Penanganan TBC dan Stunting, Target Nol Kasus di 2026

Tanjungsari Kebut Penanganan TBC dan Stunting, Target Nol Kasus di 2026
Tanjungsari Kebut Penanganan TBC dan Stunting, Target Nol Kasus di 2026 (Ilustrasi/Gemini)
0 Komentar

Kepala Puskesmas Margajaya, dr. Ana Pertiwi Ratna Wulan, menambahkan bahwa keberhasilan program kesehatan sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor. Ia juga menyoroti kendala administratif, seperti masih adanya balita yang belum terdaftar BPJS, sehingga memperlambat proses rujukan dalam penanganan stunting.

Ia menjelaskan, intervensi dilakukan sejak dini, termasuk pemberian tablet tambah darah bagi remaja putri serta persiapan menghadapi pelaksanaan SSGI pada Agustus mendatang. Upaya ini diharapkan mampu memberikan gambaran akurat terkait kondisi gizi masyarakat.

Selain TBC dan stunting, potensi peningkatan kasus campak juga menjadi perhatian. Tingginya tingkat penularan membuat imunisasi dasar lengkap menjadi langkah pencegahan yang tidak bisa diabaikan.

Baca Juga:Harga Bahan Pokok Relatif Stabil, Stok Dipastikan Aman di Sumedang

Dengan sinergi lintas sektor yang terus diperkuat, Kecamatan Tanjungsari optimistis mampu menekan angka penyakit menular dan kasus gizi kronis, sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara menyeluruh di tahun 2026. (kos)

0 Komentar