Damkar Optimalkan Pencegahan dan Penanganan Kebakaran

Damkar Optimalkan Pencegahan dan Penanganan Kebakaran
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Sumedang , Syarif Effendi Badar S Sos MSi saat menyampaikan program optimalisasi penanganan dan pencegahan kebakaran di Kantornya baru- baru ini.  
0 Komentar

SUMEDANG EKPRES – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Sumedang terus mengoptimalkan upaya pencegahan serta penanganan kebakaran melalui berbagai program yang menyasar langsung masyarakat.

Kepala Dinas Damkar Sumedang, Syarif Effendi Badar S Sos MSi, menjelaskan bahwa berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Sumedang Nomor 10 Tahun 2024 tentang perubahan atas Perda Nomor 11 Tahun 2016, struktur organisasi Damkar kini diperkuat dengan dua bidang utama, yakni bidang pemadaman kebakaran dan bidang pencegahan.

“Dalam pelaksanaannya, kami memiliki dua bidang utama.

Bidang pemadaman kebakaran terdiri dari seksi pemadaman serta seksi sarana dan prasarana. Sementara bidang pencegahan mencakup seksi edukasi dan seksi sumber daya manusia,” ujar Syarif.

Baca Juga:Gatotkaca Turun Gunung Warga Pasar Tolak Relokasi dan Tuntut Kades Mundur

Ia menambahkan, saat ini Damkar Sumedang tengah gencar melakukan sosialisasi dan simulasi pencegahan kebakaran ke berbagai lapisan masyarakat, mulai dari tingkat desa, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), hingga perusahaan-perusahaan.

“Kami targetkan pada tahun 2026 seluruh kecamatan sudah mendapatkan edukasi terkait pencegahan dan penanganan kebakaran, meskipun belum semua desa bisa terjangkau,” katanya.

Melalui program tersebut, Damkar berharap masyarakat memiliki pemahaman lebih baik dalam menangani kebakaran sejak dini, sehingga dapat meminimalisir risiko yang lebih besar.

“Api dalam skala kecil bisa dikendalikan dan menjadi sahabat, tetapi jika sudah besar akan menjadi bencana. Karena itu, masyarakat harus paham cara penanganan awal,” jelasnya.

Selain itu, Syarif juga mengimbau masyarakat untuk lebih memperhatikan penggunaan peralatan rumah tangga, seperti kompor, tungku, serta instalasi listrik.

Ia menekankan pentingnya penggunaan peralatan sesuai standar serta melakukan pemeliharaan secara berkala, terutama pada jaringan listrik yang sudah lama digunakan.

Dari sisi sarana, Damkar Sumedang saat ini memiliki tujuh unit armada, terdiri dari enam unit mobil pemadam (pancar) dan satu unit water supply.

Baca Juga:Ingin Mengembangkan Usaha? Pahami Proses Pengurusan KKPR Berikut IniMentri Nusron Siapkan Lahan di Berbagai Wilayah, Dukung Pembangunan Hunian Vertikal & Kota Satelit

Namun, dari enam unit pancar tersebut, hanya empat unit yang beroperasi optimal, sementara dua unit lainnya masih dalam proses perbaikan.

“Armada kami memang sebagian sudah cukup lama, sehingga perlu perbaikan agar bisa kembali beroperasi maksimal,” ungkapnya.

0 Komentar