SUMEDANGEKSPRES – Becak listrik pemberian Presiden RI, Prabowo Subianto dijual melalui kanal marketplace media sosial seharga Rp8 juta di wilayah Cirebon.
Salah seorang pemilik yang mengaku mendapatkan becak listrik menyebutkan bahwa bantuan tersebut sudah diterima.
Sehingga menjadi hak dari penerima bantuan terkait dengan becak listrik tersebut.
Baca Juga:Pemda Siapkan Pembagian Gratis, Bupati Sumedang: Agar Warga Tak Panic Buying MaskerPemda Sumedang Gelar Salat Istisqa, Ikhtiar Bersama Memohon Turunnya Hujan
“Barang yang sudah dikasihkan itu, bebas mau kita apain juga,” kata penjual tersebut dikutip dari radarcirebon.com, Selasa (8/9/2026).
Pria tersebut menjamin becak listrik bisa didapat setelah transaksi dilakukan dan memberikan nomor WhatsApp untuk kontak lebih lanjut.
Mengenai kemungkinan adanya pelanggaran hukum terhadap penjualan becak listrik bantuan dari presiden, dia berkilah hal tersebut tidak akan terjadi.
“Ngambil motor dari dealer, nggak disetorin lalu dilengek aja itu nggak dipenjara. Aja maning beca, aduh cilikan kuh,” tandasnya.
Saat ditanya, berapa harga jual dari becak listrik tersebut, dia menegaskan Rp8 juta.
“Monggo Rp8 juta, ya aman atuh itu kan resmi dari bantuan. WA aja pak,” tulisnya.
Seperti diketahui, Presiden RI, Prabowo Subianto memberikan bantuan sebnayak 200 becak listrik di wilayah Kota Cirebon.
Baca Juga:KDMP Sumedang Didorong Segera Beroperasi, 20 Titik Siap DigunakanKarhutla Sumedang Melonjak 99 Persen, Bupati Perkuat Pencegahan dan Patroli
Bantuan tersebut diberikan kepada penarik becak dengan usia lebih dari 55 tahun.
Walikota Cirebon, Effendi Edo menyambut baik adanya program tersebut. Sebab, ini menjadi solusi bagi penarik becak yang sudah berusia di atas 55 tahun.
“Saya yakin bantuan ini sangat bermanfaat untuk warga Kota Cirebon. Pengemudi becak yang sudah 55 tahun, sekarang tidak perlu gowes lagi karena pakai becak listrik,” tuturnya.
Tak hanya dari sisi becak, pemerintah kota juga berencana melakukan penyediaan tempat pengisia daya.
Hal ini akan membantu penarik becak untuk melakukan pengisian ulang dengan mudah.
“Saya sudah perintahkan semua jajaran di Kota Cirebon untuk bisa membantu ketika pengemudi becak ini kehabisan listrik di mana pun. Bisa di kelurahan, kecamatan, dinas maupun instansi lainnya,” ujarnya.
Selain fasilitas pengisian daya, perawatan becak listrik juga menjadi perhatian. Effendi mengatakan, layanan servis telah disiapkan melalui kerja sama yayasan dengan Viar.
Lebih jauh, Effendi melihat keberadaan becak listrik tidak hanya berkaitan dengan kesejahteraan pengemudi, tetapi juga berpotensi menjadi daya tarik wisata baru di Kota Cirebon.
