sumedangekspres – 2 Jam Instagram Threads diluncurkan, penghasilan yang diraup Mark Zuckerberg bisa beli Pulau di Indonesia, sekarang serapa?
Threads yang menjadi media sosial pesaing Twitter disambut baik oleh para pengguna media sosial.
Menurut klaim CEO Meta (Facebook, Instagram, WhatsApp) Mark Zuckerberg, Threads ini sudah dipakai 2 juta pengguna pada 2 jam peluncurannya.
Baca Juga:Sejarah Alat Musik Kendang JaipongSensasi Lewati Twin Tunnel Tol Cisumdawu Seperti Dalam Film Fast Furious X
Peluncuran Instagram Threads ini membuat Mark Zuckerberg terbang ke peringkat satu Top Winner atau jajaran orang yang pertambahan hartanya terbanyak dalam sehari.
Diketahui kekayaan Mark Zuckerberg melonjak tinggi sebesar 2,86% atau sekitar US$2,9 miliar dan jika dalam mata uang rupiah sekitar Rp 43,6 triliun.
Menurut Forbes Real Time Billionaire, total harta Zuckerberg saat ini sebesar US$104,4 miliar atau sebesar Rp1.571,84 triliun. Ia menduduki posisi ke-7 dalam jajaran orang terkaya sedunia.
Antusiasme pengguna media sosial yang menyambut media sosial Threads diduga karena kekecewaan kepada kebijakan Twitter yang membatasi jumlah tayangan ciutan perhari.
Akan tetapi hal tersebut tidak membuat Elon Musk kalah jika berbicara tentang jumlah kekayaan.
Pasalnya meskipun Elon Musk menempati urutan kedua Top Winners, dirinya masih menempati urutan pertama orang terkaya di Dunia.
Diketahui seluruh kekayaan Elon Musk adalah sebesar US$251,1 miliar atau sekitar Rp3.780,56 triliun
Baca Juga:5 Busana Adat Jawa Tengah Yang Memiliki Keunikan TersendiriDulu Daerah Rawan Kejahatan kini Jadi Tempat Paling Romantis di Bandung, Bisa Dikunjungi Lewat Tol Cisumdawu
Bertepatan dengan peluncuran Threads yang viral, Musk melontarkan pernyataan sinis terhadap Instagram. Ia menanggapi unggahan seorang netizen di Twitter dengan akun @techemails.
Akun itu mengunggah tangkapan layar berisi email Musk yang dikirim pada 2018. Dalam email tersebut Musk mengatakan bahwa ia baru saja menghapus Instagram.
“Aku baru saja menghapus Instagramku. Mengecewakan” tulis Musk di email tersebut. Kemudian, lewat akun Twitter-nya, Musk me-reply twit tersebut. Ia mengatakan
“Jauh lebih baik diserang oleh orang asing di Twitter, daripada menikmati kebahagiaan palsu di Instagram”.
Belakangan, tensi antara Musk dan media sosial berbagi foto dan video itu meningkat.
