Pemdes Girimukti Berharap Pemerintahan Baru Bisa Sejahterakan Desa

Captio:Kepala Desa Girimukti merangkap Ketua Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh
KEINGINAN: Kepala Desa Girimukti merangkap Ketua Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kecamatan Sumedang Utara, Adang Arifin saat dikunjungi Sumeks baru- baru ini.
0 Komentar

sumedangkspres, KOTA – Terpilihnya Kembali Dony Ahmad Munir sebagai Bupati Sumedang dan Dedi sebagai Gubernur Jawa Barat Pemerintahan Desa Girimukti berharap hal ini bisa memberikan angin segar bagi kesejahteraan perangkat desa dan masyarakat didesanya.

Hal ini di sampaikan Kepala Desa Girimukti, Kecamatan Sumedang Utara, Adang Arifin melalui Sekretaris Desa (Sekdes) Desa Girimukti, Intan Yuliawati dimana sebelumnya mengucapkan selamat Kepada Para pemimpin terpilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024.

“Kami dari Pemerintahan Desa Girimukti mengucapkan selamat dengan terpilihnya kembali Bapak Dony Ahmad Munir sebagai Bupati Kabupaten Sumedang dan Bapak Dedi Mulyadi Sebagai Gubernur baru di Provinsi Jawa Barat,” ucapnya.

Baca Juga:Antisipasi Tumbang, Pohon di Sekitar Jalan Cadas Pangeran Akan DitebangProyek Perumahan Dituding Sebabkan Banjir di Cimanggung, Pengembang Dituntut Tanggung Jawab

Sekdes juga menyampaikan banyak harapan yang dirinya sandarkan kepada pemerintahan yang baru sekarang baik ke Pemerintahan Kabupaten maupun Pemerintahan Provinsi.

“Pertama kami meminta Pemerintahan baru bisa memperhatikan kesejahteraan kami perangkat desa, karena kita tahu bahwa Kepala desa dan perangkat desa itu bekerja hampir 24 jam tanpa henti, namun dari sisi sejahteraan upah kerja kami belum sesuai dengan Upah Minimum Regional (UMR), dalam hal itu kami mohon itu untuk diperhatikan,” ucapnya.

Terus yang kedua lanjut Kades tidak kalah pentingnya kami meminta support baik dari pemerintah Kabupaten terkait dengan penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) dimana didalamnya ada insentif para Ketua RW dan RT seyogyanya tidak di kaitkan dengan target pendapatan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) karena hal ini sering menjadi dilema karena disaat target PBB belum tercapai tapi disisi lain para Ketua RW dan RT terlalu lama menunggu untuk mendapat insetif sebagai haknya itu jadi dilema bagi kami pemerintahan desa.

Terkait Bantuan Keuangan (Bankudes) Sarana Prasarana (Sarpras) dari Pemerintahan Provinsi Sekdes mengatakan, waktu pencalonan sebelum pelaksanaan Pilkada Dedi Mulyadi sudah mengeluarkan pernyataan bahwa akan ada peningkatan nominal bagi Sarpras.

“Oleh sebab itu kami mohon untuk direalisasikan ketika nanti beliau sudah dilantik sebagai Gubernur Jawa Barat,” ujarnya.

“Dan yang terakhir harapan kami untuk Pemeritah Kabupaten, kami mohon untuk Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Bagi Hasil (DBH) itu juga ada peningkatan, mungkin itu harapan besar kami pada pemerintahan baru semoga semua itu bisa direalisasikan,” tutup Sekdes. (ahm)

0 Komentar