Kabel Semrawut dan Tiang Miring di Jalur Cadas Pangeran Sumedang Ancam Keselamatan Pengendara

tiang kabel miring sumedang
SEMRAWUT: Kabel menjuntai dan tiang miring di ruas Pamulihan–Cadaspangeran Sumedang dikeluhkan pengendara karena membahayakan, terutama saat malam dan cuaca buruk.(istimewa)
0 Komentar

KABEL itu menggantung rendah, melintang di atas badan jalan. Di bawahnya, kendaraan melintas silih berganti, sebagian melambat, sebagian lain memilih menghindar. Di ruas Pamulihan–Cadaspangeran, ancaman tak selalu datang dari kecepatan, tetapi dari infrastruktur yang mulai rapuh.

Beberapa kabel tampak menjalar hingga nyaris menyentuh kendaraan. Tak jauh dari sana, tiang penyangga berdiri miring, condong ke arah jalan, seolah menunggu waktu untuk benar-benar tumbang.

Bagi para pengendara, kondisi ini bukan sekadar gangguan visual. Ia menjadi sumber kekhawatiran yang nyata, terutama saat malam hari atau ketika hujan turun.

Baca Juga:El Nino 2026 Ancam Sumedang, BPBD Petakan Kecamatan Rawan KekeringanNasib Puskesmas DTP Cimanggung Menggantung, Warga Menunggu Kepastian Pemkab Sumedang

”Kalau malam lebih bahaya. Kabelnya nggak terlalu kelihatan, apalagi kalau hujan,” ujar Cecep Sobari (42), salah seorang pengendara yang kerap melintasi jalur tersebut, Selasa (28/4).

Ia mengaku kerap mengurangi kecepatan saat melintas di titik tersebut. Bukan karena macet, melainkan karena waspada terhadap potensi bahaya dari atas.

”Kabelnya sudah menjalar ke jalan, tiangnya juga miring. Takutnya tiba-tiba roboh dan menimpa,” katanya.

Ruas Pamulihan–Cadaspangeran sendiri merupakan jalur yang cukup padat, menghubungkan wilayah luar kota dengan pusat Kota Sumedang. Lalu lintas kendaraan roda dua maupun roda empat hampir tak pernah sepi, terutama pada jam berangkat dan pulang kerja.

Dalam kondisi seperti itu, keberadaan kabel rendah dan tiang miring menambah risiko di jalan yang seharusnya aman dilalui.

Sejumlah pengendara berharap ada penanganan segera dari pihak terkait. Penataan ulang kabel dan perbaikan tiang dinilai mendesak, sebelum risiko berubah menjadi kejadian.

“Jangan sampai nunggu ada korban dulu baru diperbaiki,” ujar Cecep.

Baca Juga:10 Ribu Anak di Sumedang Tidak Sekolah, Kadisdik: Awalnya 14 RibuPrihatin Jalan Simpang-Parakanmuncang Gelap Tanpa PJU, Pengendara di Sumedang Bernazar Belikan Lampu

Diberikatan sebelumnya, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menegaskan komitmennya dalam menata kabel jaringan telekomunikasi yang semrawut di wilayah Sumedang.

”Semua butuh telekomunikasi, karena ini menjadi bagian penting dalam kelancaran komunikasi masyarakat. Namun di sisi lain, kabel juga menjadi persoalan jika tidak tertata. Maka saya tegaskan, turunkan kabel sekarang juga dan rapikan,” tegasnya.

Ia menambahkan, penataan kabel merupakan bagian dari upaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan aman.

0 Komentar